Manfaat listrik untuk pekerjaan juga dirasakan betul oleh Biki, perajin kayu yang mempunyai usaha kerajinan kayu khas Karimunjawa sejak 1993. Kerajinan yang dibuat antara lain tasbih, gelang, tongkat komando, dan cincin.
“Dulu saya buat secara manual dengan alat tradisional. Tapi sejak listrik masuk ke Karimunjawa dan 24 jam, akhirnya saya bisa pakai alat modern,” terangnya.
Aliran listrik 24 jam meningkatkan produksi usaha secara kuantitas dan kualitas, sehingga memiliki daya saing di pasaran. Di awal hanya bisa 5 set produksi menjadi 30 set per hari.
“Alhamdulillah sudah ya, saya tidak pernah lupa dengan Karimunjawa. Awal-awal saya dilantik menjadi Gubernur saya datang ke sini kok listriknya cuma enam jam dan bahasa masyarakat itu menyayat hati,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
”Pak Ganjar sejak merdeka listriknya enam jam, padahal kita indonesia, Jawa Tengah lagi. lya mak tratap tratap,” cerita Ganjar menirukan aspirasi warga Karimunjawa.
Orang nomor satu di Jawa Tengah itu telah berkoordinasi dengan PLN dan Pertamina untuk pemenuhan listrik di Karimunjawa.
“Dikerjakan cepat, akhirnya kita dapat diesel dipinjami dari Kalimantan. Yang di sini dibawa ke Parang. Di sana di-hybride dengan PLTS, maka cara seperti ini banyak alternatif menghasilkan energi yang kita berikan selama 24 jam,” tandasnya. ***
Artikel Terkait
Lagi Tren, Ini 7 Destinasi Wisata Kopi Terbaik
Gubernur Ganjar: Geothermal Dieng Bisa untuk Wisata Energi!
Keren! Ini 7 Destinasi Wisata Indonesia yang Menakjubkan
7 Tempat Wisata Hits Di Semarang Yang Bisa Jadi Pilihan
Ayo Plesir Ke Tegal, Obyek Wisata Guci Boleh Dikunjungi Kok