TITIKTEMU.CO
JAKARTA— Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meluncurkan program Iso Tank Polri untuk Indonesia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat pekan lalu
Program ini ditujukan untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan oksigen seperti yang pernah terjadi sebelumnya, sekaligus untuk menjamin ketersediaanya selama pandemi Covid-19 belum berakhir.
“Sebagaimana kita ketahui bahwa dipertengahan bulan Juli, angka Covid-19 sedemikian tinggi, hingga kemudian berdampak kepada kenaikan BOR rumah sakit sampai dengan 90 persen, sehingga itu berdampak kepada ketersediaan oksigen yang menjadi langka,” kata Kapolri dalam sambutannya.
Baca Juga: Pengungkapan Kasus Kejahatan Menonjol di Semarang Selalu Jadi Perhatian Publik
Berkaca dari pengalaman maka ketersediaan oksigen di lapangan harus dipastikan selalu tersedia. Oleh karena itu, sebelum Korps Bhayangkara meluncurkan program Iso Tank Polri untuk Indonesia, lebih dulu dimulai dengan penyaluran 1.000 oksigen konsentrator dan saat di Papua memberikan satu oksigen generator.
“Dan hari ini ada kurang lebih ada 10 Iso Tank yang akan kita distribusikan untuk membantu kebutuhan oksigen manakala nanti diperlukan di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Sigit.
Baca Juga: Petisi Boikot Saipul Jamil Tembus 400 Ribu Tanda Tangan, Targetnya Setengah Juta
Dengan Iso Tank, diharapkan dapat mempermudah untuk melakukan mobilisasi oksigen medis dari pabrik ke rumah sakit dan pusat pengisian oksigen atau filling station.
Baca Juga: Merasa Nama Baik Dicemarkan, Pegawai KPI Bakal Laporkan Balik MS
Menurut asesmen Kementerian Kesehatan per 3 Juli 2021, saat ini diperlukan tambahan 140 tangki ISO untuk mengamankan distribusi ke rumah sakit dan filling station. (leo)