Bukan 1-2 tapi belasan selongsong GAM (Gas Air Mata). Di sisi lain ini adalah POV dari pintu keluar tribun yang masih tertutup.
Baca Juga: V BTS Akhirnya Buka Suara Soal Liburannya Di Pulau Jeju, Akui Ditemani Sosok Ini !!
Bagi yang pernah merasakan gas air mata, pasti tahu rasanya ini perih di mata, susah bernafas. Apalagi di ruangan sempit dengan kerumunan orang dan tertutup seperti ini.
Di teks video tertulis: pintunya ditutup terus dilempari gas air mata secara brutal, apakah anda sengaja membantai kami wahai pak polisi
Pintu keluar tertutup, kondisi kalut, mata perih, udara tidak bisa dihirup. Salah satu upaya untuk keluar stadion yang dilakukan sampai dengan menjebol dinding stadion.
Baca Juga: Tim Advokasi penulis buku Jokowi Under Cover gugat 4 pihak di PN Jakarta Pusat
Tembakan gas air mata tidak hanya di satu sisi tribun saja, bahkan hampir seluruh sisi tribun. Tindakan penembakan gas air mata juga dilakukan di luar stadion
Pertanyaan terbesar saat ini, kenapa harus GAS AIR MATA? Apakah selama ini tidak mendapatkan wawasan terkait penggunaan benda ini?
Apakah tepat penggunaan benda ini di tempat yang semi tertutup seperti ini?
Saya sangat tidak respect dengan segala pengguna sosmed yang dengan gampangnya memberikan statement terkait kejadian ini demi pansos
Terutama kpd beberapa seleb tiktok yang secara sepihak menyalahkan saudara-saudara kami. Anda bukan suporter & tidak di lokasi. Mana Empatimu?
Seperti halnya yang disampaikan mas bustomi, tolong empatinya jangan asal berstatement jika tidak berada di lokasi, apalagi hanya untuk mendongkrak engagement / pansos.
Baca Juga: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Prajurit TNI yang tendang suporter Arema akan diproses!
Disertakan unggahan Bustomi_19: Janc**…..!!!Tolong Seng nggak ngerti situasi ndek stadion ga usah komen seng aneh2 . Tolong berempati kepada keluarga korban…posisikan awakmu seng dadi keluarga korban…