TITIKTEMU.CO PURBALINGGA - Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, Sik, SH, MH kini menjadi tersangka dan ditahan karena diduga kuat menjadi dalang pembunuhan terhadap ajudannya, Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Seiring dengan mencuatnya kasus Ferdy Sambo (FS), publik dibuat penasaran dengan jejak karir eks perwira tinggi (Pati) Polri lulusan Akpol tahun 1994 itu.
Baca Juga: Daftar Pemain dan Sinopsis Love in Contract, Drakor yang Curi Perhatian di Prime Video
Baca Juga: Viral, Kades di Lombok Barat mengamuk di sekolah. Ini pemicu kemarahannya
Ferdy Sambo semasa berpangkat AKBP seperti diketahui pernah menjabat sebagai Kapolres Brebes dan sebelumnya sebagai Kapolres Purbalingga.
Saat berdinas di Purbalingga AKBP Ferdy Sambo pernah menegaskan bahwa oknum polisi yang terlibat judi dalam bentuk apapun akan dia tindak tegas.
Ia tidak menampik ada oknum polisi diduga menjadi dalang dibalik berkembangnya permainan judi. Tapi jika benar kedapatan ada yang jadi beking harus diberikan sanksi tegas.
Menurutnya, judi merupakan tindak kejahatan yang harus dibasmi secara bersama-sama, sebab judi dilarang oleh pemerintah.
“Supaya judi tidak menjadi masalah di masyarakat semua pihak harus mendukung tidak hanya polisi. Masyarakat merupakan ujung tombak pemberantasan sebuah tindak pidana kejahatan. Nah di sini kelihatan peran masyarakat. Fungsi kontrol masyarakat juga mesti tajam kepada oknum polisi.Kalau ada yang melihat oknum polisi beking lapor kepada satuannya,” ujarnya.
Pernyataan lawas Sambo itu dikutip TITIKTEMU.CO dari wongpratin.blogspot.com.
Ditulis juga saat itu Ferdy Sambo sebagai kapolres sempat kaget ketika diberitahu wartawan bahwa judi togel marak di Purbalingga.
Saat itu dilaporkan ada tiga warga ketangkap gara-gara Judi Hongkong sejenis Togel seperti warga Babakan, warga Bobotsari dan warga Gemuruh, Purbalingga.