nasional

Haji 2022 : Masjidil Haram Makin Padat. Simak Tips Berikut Agar Tidak Terpisah dari Rombongan

Kamis, 16 Juni 2022 | 20:17 WIB
Jamaah Haji mulai memadati area tawaf (mataf) di depan Kabah (Media Center Haji 2022)

Selain menentukan titik kumpul, juga perlu disepakati waktu kumpulnya. Jangan sampai sebagian jamaah asyik menjalankan ibadah sementara yang lainnya diminta menunggu. Kecepatan masing-masing jamaah dalam menjalani thawaf berbeda-beda.

Namun, baik yang cepat maupun yang lambat, masing-masing mesti memahami kepentingan bersama. Di Zamzam Tower terdapat sebuah jam besar yang jadi penanda waktu yang menjadi panduan jika jamaah tidak membawa jam tangan.

5. Jangan paksakan baca buku doa.

Beberapa kasus jamaah terpisah terjadi karena selama menjalani thawaf, mereka membaca doa-doa tertentu yang ada di buku atau sekarang dengan mudah diakses melalui HP. Karena fokus pada bacaan, mereka terlepas dari rombongan. Jamaah dapat membaca talbiyah atau bacaan lain yang baik.

6. Menggunakan seragam. Ini secara khusus gampang bagi jamaah perempuan. Sejumlah rombongan menggunakan seragam jilbab dengan warna tertentu sehingga bisa dilihat dari jauh, baik bagi jamaah yang terlepas dari rombongannya untuk kembali berkumpul atau bagi ketua rombongan untuk mencari jamaahnya yang tercecer.

7. Membawa alat komunikasi.

Dengan membawa ponsel, anggota jamaah yang terlepas atau ketua rombongan bisa saling menghubungi. Bahkan, bisa membuat panggilan video untuk mengetahui posisi masing-masing dan mengarahkan titik kumpul terdekat yang paling memungkinkan.

Sebelum berangkat, jangan lupa untuk mengisi HP dengan paket haji karena akan terkena roaming selama di Arab Saudi dengan tarif mahal jika menggunakan paket normal. Nomor telepon lokal Arab Saudi juga bisa dibeli dengan menunjukkan paspor.

8. Menghubungi petugas. 

Jika rombongan sudah pergi lebih dulu karena terlalu lama menunggu atau sebagian sudah terlalu capek sehingga butuh istirahat, maka jamaah yang tertinggal dapat menghubungi petugas haji berseragam yang akan membantu baik di dalam area mataf maupun di luarnya.

Untuk di dalam mataf, terdapat para “Srikandi” atau petugas perempuan yang siap membantu. Pilihan petugas perempuan ini dikarenakan mereka dapat masuk ke area mataf dengan menggunakan seragam petugas haji, sementara jamaah laki-laki yang diizinkan ke area mataf hanya yang menggunakan baju ihram.

Petugas perlindungan jamaah (linjam) dari sektor khusus Masjidil Haram terus mengawasi area tersebut untuk memastikan keamanan jamaah haji Indonesia.

Selain itu Kementerian Agama juga telah merilis WA Center atau nomor telepon khusus  +966 503500017 yang bisa menjadi saluran komunikasi jemaah dan masyarakat terkait penyelenggaraan ibadah haji.

WA Center PPIH Arab Saudi 1443 H (Media Center Haji 2022)

Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik, Wibowo Prasetyo di Jakarta, Rabu (8/6/2022) mengatakan, WA Center dimaksudkan untuk memudahkan jemaah dan masyarakat dalam mengupdate informasi, sekaligus mendekatkan layanan kepada mereka.***

Halaman:

Tags

Terkini