Kemudian, para petugas akan memastikan seluruh jemaah telah berniat umrah dan berihram. Petugas juga akan mengingatkan mereka untuk tidak melanggar larangan ihram, misalnya memakai pakaian berjahit, memakai pakaian dalam bagi jamaah laki-laki, tidak menggunting atau mencabuti rambut dan lainnya.
Para petugas nantinya akan selalu menanyakan ke setiap jamaah. Seperti tidak pakai wangi-wangian hingga memakai peci atau penutup kepala bagi jamaah laki-laki.
Para jamaah dipastikan harus berniat umrah sebelum bus berjalan ke Mekkah, kalau sampai tidak niat walaupun dia umrah, maka tidak sah.
Nantinya juga para petugas akan mendata seluruh jamaah sebelum keberangkatan ke Mekkah, jangan sampai ada jamaah yang tertinggal lalu akan melapor ke petugas daerah kerja Mekkah.
Baca Juga: Piknik, Biar Nggak Panik! 7 Desa Wisata Jogja Ini Akan Memberimu Pengalaman yang Tak Terlupakan
Jamaah pastikan sudah memakai ihram dari hotel dan tugas dari petugas akomodasi per sektor memastikan jamaah sudah pakai ihram.
Sebanyak 15 petugas di antaranya tiga petugas perempuan ditempatkan di Bir Ali. Petugas bekerja dari pukul 07.00 pagi sampai 16.00 waktu Arab Saudi.
"Rencananya ada 5-6 kloter per hari, tetapi untuk yang awal hanya dua kloter pada tanggal 12 Juni itu," tutup Aruji.***