nasional

Puncak Arus Balik 6-8 Mei, Presiden Jokowi Imbau Pemudik Kembali Lebih Awal Agar Nyaman

Selasa, 3 Mei 2022 | 19:17 WIB
Ilustrasi kemacetan Tol Cikampek. (Aantara Foo/Wahyu Putro A)

TITIKTEMU.CO - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengimbau masyarakat agar kembali dari kampung halaman lebih awal. Pemerintah memperkirakan puncak arus balik Lebaran terjadi pada 6-8 Mei 2022.

“Yang melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi agar kembali lebih awal untuk menghindari kepadatan arus balik.

Atau kalau bisa sekalian kembali setelah puncak arus balik, tentunya sesuai izin dario tepat kerja masing-masing,” kara Jokowi dalam siaran video dari Sekretariat Presiden, Selasa (3/5/2022).

Baca Juga: Jalur Selatan Siap Antisipasi Pemudik yang Membeludag. Ini Titik-titik Rawan Macet yang Harus Diwaspadai

Presiden menambahkan pemerintah sudah menyiapkan aturan perjalanan arus balik dengan manajemen lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Hal itu dilakukan agar masyarakat nyaman dalam perjalanan.

“Kebijakan ganjil-genap, aturan satu arah atau one way, dan larangan truk masuk ke jalan tol nanti akan kembali diberlakukan,” ujar Jokowi.

Sementara itu, Manajemen PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengimbau masyarakat agar tidak melakukan perjalanan balik ke Jabodetabek dalam waktu bersaamaan.

Baca Juga: MUDIK: H-10 Lebaran 2022, Berapa Volume Kendaraan yang Masuk Gerbang Tol Regional Transjawa?

Penyesuaian jadwal perlu dilakukan untuk mencegah kemacetan saat puncak arus balik pada 6-8 Mei 2022.

“Kalau semua pulang di akhir libur panjang 6, 7, dan 8 Mei 2022, kepadatan lalu-lintas akan meningkat. Ini harus diantisipasi agar perjalanan nyaman,” ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru

Dwimawan menambahkan dibandingkan atus mudik, periode arus balik lebih pendek karena biasanya masyarakat akan memilih kembali di akhir liburan.

Baca Juga: MUDIK: Pantau Tol Jakarta-Cikampek, Kakorlantas: Kita Berhitung Matematis untuk Tentukan Cara Bertindak!

Dikutip dari Antara, Jasa Marga atas diskresi kepolisian kembali memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Cikampek. Ruas jalan tol itu sebelumnya ditutup akibat kecelakaan beruntun.

Atas diskresi kepolisian, terang Marketing and Communication Department Head Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Tody Satria, akan dilakukan beberapa updates rekayasa mengurai kepadatan lalu lintas.

Beberapa di antaranya adalah contraflow satu lajur yang berlaku dari KM 47 - KM 86 Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek ditutup pukul 09.03 WIB dampak dari kecelakaan di KM 47 lajur contra flow.

Halaman:

Tags

Terkini