TITIKTEMU.CO, JAKARTA -Kasus Omicron di Indonesia kembali bertambah. Kementerian Kesehatan mencatat ada penambahan kasus 57 orang.
Dengan tambahan tersebut, total jumlah kasus Omicron di Indonesia mencapai 318 orang per Jumat (7/1/2022).
Dikutip dari sehatnegeriku.kemkes.go.id, tambahan 57 orang terdiri dari 7 orang transmisi lokal, dan 50 orang pelaku perjalanan luar negeri.
Baca Juga: Ashanty Positif Covid-19, Begini Sindiran Deddy Corbuzier dan Susi Pudjiastuti
Total kasus transmisi lokal Omicron di Indonesia 23 orang, sedangkan kasus Omicron dari pelaku perjalanan luar negeri sebanyak 295 orang.
Negara-negara asal paling banyak dari Turki dan Arab Saudi. Sebagaian besar yang terpapar adalah warga yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19lengkap.
"Kebanyakan yang terinfeksi Omicron sudah vaksinasi lengkap, tidak bergejala sampai bergejala ringan. Artinya vaksinasi mengurangi tingkat keparahan,” kata Juru Bicara Kemenkes dr Siti Nadia Tarmidzi, Sabtu (8/1/2022).
Baca Juga: Ashanty Positif Covid-19 Sepulang Liburan dari Turki, Begini Kronologinya
Nadia mengatakan Kemenkes merekomendasikan perubahan perawatan pada pasien asimtomatik dan gejala ringan.
Misalnya dengan metode menambah obat molnupiravir dan paxlovid untuk gejala ringan.
Selain itu, lanjut dia, saat ini masih dibutuhkan tempat untuk isolasi terpusat di wilayah Jakarta, dan aktivasi program telemedicine untuk isolasi mandiri.
Baca Juga: Antisipasi Omicron, Peserta Karantina Covid 19 Wajib Gunakan Aplikasi PRESISI
“Pasien dengan komorbid separah apa pun dirawat di rumah sakit,” ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes itu.
Menurut Nadia, varian omicron memiliki tingkat penularan dan persebaran yang jauh lebih cepat dibandingkan Covid-19 varian Delta.