Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, kedua kasus baru itu didapatkan dari hasil pemeriksaan sampel lima kasus probable Omicron yang baru kembali dari luar negeri.
Baca Juga: Rezeki Mengalir Deras, Baca Surat Yasin 41 Kali, Begini Penjelasan Gus Baha
“Dua pasien terkonfirmasi terbaru adalah IKWJ, 42 tahun, laki-laki, perjalanan dari Amerika Selatan dan M, 50 tahun, laki-laki, perjalanan dari Inggris," ujar Nadia.
Kedua pasien corona varian Omicron itu berstatus OTG dan tengah jalani karantina di RSDC Wisma Atlet Kemayoran.
Nadia menambahkan, kedua pasien itu terkonfirmasi Omicron setelah menjalani karantina wajib 10 hari, seusai kembali dari luar negeri.
Baca Juga: Kumpulan 22 Ucapan Selamat Hari Ibu 2021, Cocok untuk Caption Fotomu
Pasien IKWJ menjalani perawatan di lantai 6 pada tower 6 Wisma Atlet dan pasien M yang baru pulang dari Inggris dirawat di lantai 19 pada tower 5 Wisma Atlet.
Pada Minggu (19/12/2021), Kemenkes menyampaikan perkembangan baru terkait penularan Omicron di tanah air. Dalam pernyataan tertulisnya, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menjelaskan asal muasal masuknya virus corona varian Omicron ke Indonesia.
Kasus pertama yang menginfeksi pasien N itu, menurut Siti Nadia, diduga berasal dari warga negara Indonesia (WNI) yang tiba dari Nigeria pada 27 November 2021.
Baca Juga: Ini Dia 7 Coworking Space di Jogja yang Asyik Buat Kerja dan Nugas
"Setelah merunut kasus WNI yang positif Covid-19 di Wisma Atlet pada 14 hari ke belakang, kemungkinan besar indeks case (kasus pertama) Omicron adalah WNI, dengan inisial TF, usia 21 tahun, yang tiba dari Nigeria pada 27 November 2021," kata Nadia.
Nadia menjelaskan, pada kurun 24 November hingga 3 Desember 2021 tercatat sebanyak 169 WNI dari perjalanan luar negeri melakukan karantina di Wisma Atlet.
Terhadap ke-169 WNI itu dilakukan tracing dengan hasil satu orang berinisial TF, probable dengan kemungkinan besar tertular varian Omicron. Saat ini, hasil test PCR untuk TF sudah dinyatakan negatif Covid-19.
Baca Juga: Dear Milenial, Ini Beda antara Espresso, Americano, dan Long Black
Keesokan harinya, Nadia Tarmizi membeberkan, hingga Senin (20/12/2021), sudah sebanyak 250 orang menjalani tracing kontak erat dari temuan kasus Omicron pertama di Indonesia. Dari 250 orang, 60 orang hasilnya positif Covid-19.