nasional

10 Warga Terjebak Erupsi, Evakuasi Menunggu Helikopter BNPB

Minggu, 5 Desember 2021 | 06:45 WIB
Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawa (Tangkapan layar YouTube)

TITIKTEMU.CO, LUMAJANG – Sejumlah penambang pasir diperkirakan terjebak di wilayah terdampak eruspsi Gunung Semeru.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati. Menurut dia, masih ada beberapa warga yang terjebak di wilayah Curah Kobokan.

Mereka belum bisa dievakuasi karena lokasi terpencil, sulit untuk diakses, ditambah konisi cuaca buruk.

Baca Juga: Gunung Semeru Meletus, Diawali Guguran Lahar Hingga Akhirnya Erupsi  

“Izin komandan, barang kali BNPB bisa, apabila cuaca memungkinkan, ada helikopter yang bisa memantau warga kami yang terjebak. Kami kesulitan betul,” kata Indah saat menggelar konferensi pers, Sabtu (4/12/2021) malam.

Indah menyebut warga yang terjebak diperkirakan berjumlah antara 8 sampai 10 orang. Mereka adalah para penambang pasir di aliran sungai Curah Kobokan.

Dia mengatakan pihaknya sudah berusaha mengevakuasi, namun mobil tidak bisa masuk ke lokasi karena jalan tertutup lumpur.

Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi, Dua Kecamatan Gelap Gulita Diguyur Hujan Abu

Kami kesulitan mengevakuasi karena mobil tidak bisa masuk ke lokasi. Lumpurnya setinggi lutut kaki orang dewasa, sampai saat ini masih proses evakuasi,” ujar Indah.

Indah mengaku kesulitan menghubungi warga yang terjebak. Sore sebelumnya, kata Indah, mereka sempet mengirimkan video minta pertolongan.

“Kami menunggu cuaca membaik, dan awan panas surut. Mudah-mudahan mereka masih selamat,” ujar dia.

Baca Juga: Merapi Erupsi, Hujan Abu Guyur Boyolali dan Magelang

Wakil Bupati mengungkapkan sebagian besar rumah di Curah Kobokan hancur. Setidaknya terdapat 300 KK yang terdampak yang sebagian mengungsi ke Balai Desa Penanggal.

Menanggapi permintaan Wakil Bupati, Kepala BNPB Mayor Jenderal TNI Suharyanto menyatakan akan segera mengevakuasi warga jika cuaca memungkinkan.

Halaman:

Tags

Terkini