Keduanya adalah Kyai Ageng Singoprono penganut ilmu putih dan Kyai Ageng Norogunting penganut ilmu hitam.
Baca Juga: 7 Wisata Lasem, Tiongkok Kecil yang Menawan
Dikisahkan pada era Mataram Islam, keduanya berselisih paham yang menyebabkan pertempuran. Itu terjadi saat Singoprono datang ke kediaman Norogunting di Gunung Madu.
Norogunting meluncurkan anak panah sakti ke arah gunung Tugel hingga terbelah menjadi beberapa bagian. Sejak itulah warga meyakini, nama tempat itu menjadi Gunung Tugel.
Sosok Kyai Ageng Singoprono yang makamnya di gunung itu menurunkan orang-orang besar. Salah satunya adalah Paku Buwana X, Raja Keraton Surakarta.
Baca Juga: 7 Wisata Semarang Instagramable, dari Tempo Doeloe Hingga Kekinian
3. Sendang Bejen
Sendang Bejen letaknya di sebelah barat kaki Gunung Lawu, di Dusun Dawe, Mojoroto, Mojogedang, Karanganyar.
Di balik keindahan petak sawah dan rerimbun pepohonan, mata air ini menyimpan banyak kisah legenda yang dituturkan oleh masyarakat sekitar.
Lokasi sendang di bagian terbawah sebuah bukit yang diyakini sebagai petilasan Pangeran Sambernyawa atau KGPAA Mangkunegara I, pendiri Pura Mangkunegaran.
Di bukit itulah, sang pangeran menyusun rencana untuk berjuang melawan VOC, bersama para pengikutnya .
Baca Juga: Tersembunyi, Indahnya 7 Wisata Pantai Wonogiri yang Ngehits
Warga sekitar meyakini mata air sendang berkhasiat mengobati berbagai macam penyakit. Para wanita yang sering mandi dan mencuci muka menggunakan air itu akan nampak cantik alami.
4. Sendang Siwani