TITIKTEMU.CO, BANDUNG – Perum Djawatan Angkoetan Motor Republik Indonesia (Damri) Cabang Bandung dikabarkan berhenti beroperasi mulai Kamis (28/20/2021).
Kabar tersebut tersebar melalui media sosial dan perpesanan instan WhatsApp. Dalam pesan yang beredar, pemberhentian karena mengalami masalah finansial.
Akun Instagram @transportforbandung menulis per Kamis 28 Oktober 2021, seluruh layanan DAMRI Bandung Raya kecuali jalur Kota Baru Parahyangan DIHENTIKAN SEMENTARA.
Baca Juga: One Gate System Bus Pariwisata ke Jogja Bakal Berlaku Setiap Hari, Tidak Hanya Saat Weekend
Pengumuman dengan cap Damri atas nama management tertanggal 27 Oktober 2021 dari cabang Bandung menjelaskan alasan operasional Damri berhenti.
“Berhubungan kinerja keuangan bus kota Damri Bandung mengalami kerugian dan kesulitan biaya operasional, untuk sementara berhenti beroperasi.”
Sementara itu, dilansir dari Damri cabang Bandung via @pencinta_damri, ada tiga rute Damri yang tetap berjalan. Sebelumnya, Damri memiliki 7 trayek.
Baca Juga: Kabar Gembira! Mulai Oktober Semarang-Grobogan Bisa Naik Bus Trans Jateng
Ketiga rute itu adalah jalur 6A jurusan Elang-Jatinangor via tol, jalur 11 Cicaheum-Kebon Kalapa, dan KBP Alun-alun-Kota Baru Parahyangan.
Kepala BLUD Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bandung, Yudiana, menyebut saat ini armada Dishub Kota Bandung mengganti trayek Damri yang berhenti sementara.
“Bukan hanya armada yang diturunkan, tapi juga kru,” kata Yudiana dikutip TITIKTEMU.CO dari pikiranrakyat.com.
Baca Juga: DAMRI Telah Membuka Rute Yogyakarta ke Dieng untuk Mendukung Peningkatan Pariswisata
Yudiana juga menyebut, selain bus Trans Metro Bandung (TMB) juga akan dikerahkan Bus Sekolah.
“Kami akan menyiapkan angkutan Trans Metro Bandung (TMB) dan bus sekolah untuk mengangkut penumpang DAMRI.