Menurut Irma, dukungan dapat diberikan melalui stimulasi, supervisi, pendampingan, juga pengawasan.
Bila terdapat hambatan, katanya, orang tua sebaiknya segera melakukan intervensi, misalnya dengan konsultasi ke psikolog atau dokter anak.
Baca Juga: Pemberitaan 4 Klaster Covid di Arena PON Diminta Tak Terlalu Berlebihan
Masalah kesehatan jiwa dan mental masyarakat yang cenderung meningkat di masa pandemi Covid-19, membutuhkan kesadaran dan perhatian bersama. Upaya memelihara kesehatan mental dinilai penting guna menjaga imunitas tubuh.
Secara umum, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan masyarakat secara mandiri untuk membantu membangun kesehatan mental dalam hidup berdampingan dengan Covid-19.
Misalnya, sikap menerima dan tidak menyangkal fakta yang ada, serta usaha beradaptasi terhadap perubahan.
“Seperti diketahui bersama, kita memasuki tatanan hidup baru bersama Covid-19, karena virus ini tidak akan hilang dalam waktu singkat. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan mental dan juga jasmani, agar kita tetap sehat dan dapat melakukan banyak aktivitas positif meski dalam situasi sekarang ini,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate.***