Kapupaten Jepara masuk PPKM level 2 sehingga bisa menggelar PTM. Alasan lain, tidak semua orang tua siswa mampu membeli kuota pembelajaran daring.
Para orang tua juga menginginkan pembelajaran tatap muka. Hingga akhirnya pihak sekolah memutuskan pembelajarannya secara tatap muka.
“Sekolah harus siap dengan protokol kesehatan. Jika tidak ya akan muncul klaster sekolah seperti kasus di MTs itu,” ujar dia.***