Kesebelas DPO teroris Poso itu terdiri dari dua kelompok dengan masing-masing pimpinan Qatar dan Ali Kalora.
Qatar berhasil dilumpuhkan pasukan gabungan dalam sebuah penyergapan pada Minggu (11/7/2021). Selain Qatar, seorang pengikutnya, Rukli, juga terbunuh.
Sednagkan Ali Kalora tewas dalam baku tembak di Pegunungan Desa Astina, Torue, Parigi Moutong, pada 18 September lalu.
Setelah delapan bulan diburu, dari 11 DPO teroris Poso kini tersisa 4 orang. Satgas Madago Raya terus memburu keempat teroris itu.***