Pada tahun 2018, keseluruhan inovasi yang berhasil dilaporkan sebanyak 3.718 inovasi. Jumlah tersebut kemudian naik signifikan di tahun berikutnya, yakni sebanyak 8.016 inovasi atau meningkat 215 persen.
Sedangkan pada 2020, total inovasi yang telah dilakukan daerah kembali meroket tajam, dengan angka 14.897 inovasi atau meningkat sebanyak 185,8 persen.
“Penambahan ini menunjukkan bahwa inovasi telah menjadi bagian penting dari penyelenggaraan pemerintahan daerah. Saya berharap hal ini dapat terus ditingkatkan,” imbuhnya.
Fatoni berpesan, agar peningkatan partisipasi tersebut juga mampu menjadi pelecut semangat dan motivasi bagi daerah lainnya untuk semakin berinovasi.
Sebab, tambah Fatoni, dengan banyaknya daerah berinovasi akan turut memicu peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, sekaligus mendorong peningkatan daya saing daerah.
Baca Juga: Catat Ya… Kapolda Jateng Melarang Razia Selama Pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2021
"Inovasi penting dilakukan, untuk mendongkrak kinerja pemerintahan daerah dan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, dalam rangka pemberdayaan dan peran serta masyarakat serta meningkatkan daya saing daerah,” pungkasnya.***