Rusun Pasar Rumput dengan Konsep Istimewa Untuk Warga Penghasilan Rendah Diresmikan Presiden Joko Widodo

photo author
Dwi Soewanto, TitikTemu.co
- Selasa, 21 September 2021 | 11:59 WIB
Presiden Joko Widodo saat meresmikan Rusun Pasar Rumput untuk Berpenghasilan Rendah, Senin 19 September 2021 (foto: Biro Komunikasi Publik PUPR)
Presiden Joko Widodo saat meresmikan Rusun Pasar Rumput untuk Berpenghasilan Rendah, Senin 19 September 2021 (foto: Biro Komunikasi Publik PUPR)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput, Jakarta Selatan, siap dihuni. Presiden Joko Widodo, Senin (20/9/2021) kemarin, telah meresmikan Rusun yang diperuntukkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di DKI Jakarta ini.

Presiden Jokowi berharap rusun ini bisa menampung masyarakat yang terkena dampak program normalisasi sungai. Dia menyampaikan, meski diperuntukkan warga berpenghasilan rendah, Rusun Pasar Rumput memiliki keistimewaan konsep yang terpadu atau mixed use development.

Keistimewaannya, selain untuk hunian, di bagian bawah juga tersedia lokasi berdagang (pasar) dan di bagian atas disediakan berbagai fasilitas pendukung, seperti PAUD, kantor, masjid hingga tempat parkir.

"Keberadaan pasar dengan fasilitas sosial dan fasilitas umum disini, memberikan kemudahan bagi para penghuni untuk melakukan aktivitas ekonomi seperti dagang dan menjalankan kegiatan lainnya. Rusun ini juga direncanakan untuk menampung masyarakat yang terdampak program normalisasi Sungai Ciliwung," kata Presiden Jokowi disela peresmian Rusun Pasar Rumput.

Fasilitas Pasar yang menyatu dengan Rusun Pasar Rumput di Manggarai, Jakarta Selatan
Fasilitas Pasar yang menyatu dengan Rusun Pasar Rumput di Manggarai, Jakarta Selatan (Biro Komunikasi Publik PUPR)

Dilansir TITIKTEMU.CO dari siaran pers Kementerian PUPR, diketahui Rusun Pasar Rumput dibangun oleh Satker Pengembangan Perumahan Kementerian PUPR dengan kontraktor pelaksana PT Waskita Karya, Konsultan Perencana PT Adhika Karsa Pratama, dan manajemen konstruksi PT Ciriajasa Cipta Mandiri.

Rusun Pasar Rumput dibangun di antara Terminal Manggarai dan Stasiun Dukuh Atas. Lokasi ini didukung jalur transportasi umum yang  memudahkan penghuni melakukan aktivitas/pergerakan.

 

Penampakan Rumah Susun Pasar Rumput untuk masyarakat berpenghasilan rendah
Penampakan Rumah Susun Pasar Rumput untuk masyarakat berpenghasilan rendah (foto: Biro Komunikasi Publik PUPR)

Pembangunan Rusun dengan tiga tower 25 lantai, mrnghabiskan anggaran senilai Rp 961,4 miliar. Rusun ini juga dilengkapi sarana dan prasarana pasar sebanyak 1.317 unit dengan total luas 12.433 m2 terdiri dari 318 kios dan 350 Los berada di lantai 1 serta 649 kios berada di lantai 2. Sedangkan di lantai 3 tersedia fasilitas umum dan fasilitas sosial dengan luas 6.302 m2 serta area parkir di lantai 1-4 seluas 7.321 m2 yang mampu menampung 135 mobil dan 551 motor.

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan rusun diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Hal ini merupakan bentuk perhatian dan keseriusan pemerintah dalam penyediaan rumah layak huni bagi MBR.

"Tinggal di rusun akan mengubah cara hidup kita. Harus banyak empati dalam menghuni rusun seperti menjaga kebersihan, ketenangan, dan kenyamanan," kata Menteri Basuki, yang ahadir dalam acara peresmian bersama jajaran kementerian PUPR.

Bangunan Rusun Tingkat Tinggi Pasar Rumput yang telah selesai dibangun juga masih dimanfaatkan sebagai fasilitas isolasi/observasi untuk menambah kapasitas tampung pasien COVID-19 di Jakarta.***

   

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Biro Komunikasi Publik PUPR

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X