“Setelah PPKM Darurat Jawa-Bali , kemudian PPKM level itu mobilitas mulai membaik. Itu data Google mobility,” jelas Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto.
Setianto menyampaikan mobilitas di tempat perdagangan ritel dan rekreasi sepanjang Agustus 2021 sebesar -13,2 persen dari kondisi normal. Pada Juli sebesar -20 persen dari kondisi normal.
Untuk kegiatan di tempat belanja kebutuhan sehari-hari 15,3 persen, sedangkan bulan sebelumnya 12,8 persen. Mobilitas di taman membaik dari Juli -20 persen situasi normal, menjadi -15 persen di bulan Agustus.
Sementara untuk mobilitas di tempat transit pada Agustus tercatat -38,3 persen dari kondisi normal. Kondisi ini meningkat jeauh dibandingkan bulan sebelumnya yang -45,3 persen.
Kondisi tempat kerja tercatat -24,1 persen, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar -28,9 persen dari kondisi normal. Sedangkan kegiatan di rumah yang semula 13 persen di bulan Juli menjadi 10 persen.***