Yes! Target 100 Juta Dosis Vaksinasi Indonesia Tercapai, Tapi Masih Jauh dari Sasaran

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Rabu, 1 September 2021 | 15:21 WIB
Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Siti Nadia Tarmizi.  (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Siti Nadia Tarmizi. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

TITIKTEMU.CO

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyatakan target suntik vaksin Covid-19 sudah mencapai target 100 juta dosis pada Selasa (31/8/2021). Target tersebut seperti keinginan Presiden Jokowi.

“Sesuai dengan peta jalan, 31 Agustus kemarin kita sudah mencapai 100 juta dosis vaksin Covid-19,” kata Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual, Rabu (1/9/2021).

Nadia menyebut vaksinasi merupakan langkah penting untuk laju penyebaran virus Covid-19. Vaksinasi 100 juta dosis akan menciptakan kekebalan kelompok sesuai dengan waktu yang ditetapkan.

Baca Juga: Pemerintah Kebut Program Vaksinasi, Penjahat Kebut Program Penipuan Data Diri

“Masyarakat jangan ragu lagi. Apa pun jenis vaksinnya dijamin bagus semua, aman dan efektif. Vaksin terbaik adalah vaksin yang tersedia saat itu,” ujar dia.

Data Kemenkes menunjukkan dari 100 juta dosis, total penerima dosis lengkap sebanyak 36.050.866. Capaian ini baru 17,31 persen dari total sasaran sebesar 208.205.720 orang.

Sedangkan untuk satu kelompok dosis 1 vaksi sebanyak 63.491.357 orang, atau  30,49 persen dari total sasaran.

Presiden Jokowi sebelumnya menargetkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyuntikkan 100 juta dosis pertama pada akhir Agustus. Total target vaksinasi Indonesia sekitar 208 juta populasi atau 416 juta dosis.

Baca Juga: Lebih Dari 200 Juta Dosis Vaksin Sudah Tiba di Indonesia. Ayo Segera Vaksin, Mumpung Vaksinnya Tersedia

“Masih ada lebih dari 300 juta dosis lagi yang harus terus dikejar agar terbetuk herd immunity. Perkiraan itu bisa selesai pada Februari 2022 atau satu tahun setelah Indonesia melaksanakan vaksinasi pertama pada 13 Januari,” jelas Budi.

Terpisah, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat mobilitas masyarakat mulai mengalami perbaikan sepanjang Agustus, pascapuncak kenaikan kasus positif Covid-19 di bulan Juli.

mengatakan, sejak awal Juli lalu pemerintah menerapkan kebijakan PPKM darurat. Hal itu secara signifikan berdampak pada menurunnnya kegiatan mobilitas masyarakat di berbagai tempat publik.

Baca Juga: Indonesia Urutan 4 Dunia Jumlah Warga Yang Telah Disuntik Vaksin. Siapa Juaranya?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X