nasional

Ramai Modus Penipuan dengan Voice Note, Begini Tanggapan Pakar

Minggu, 11 Juni 2023 | 07:15 WIB
Tangkapan layar modus penipuan online menggunakan voice note

TITIKTEMU.CO, JAKARTA – Modus penipuan berbasis digital online kembali marak. Kini tengah ramai muncul kabar modus penipuan dengan menggunakan voice note yang dikirim melalui WhatsApp.

Sebelumnya modus penipuan serupa terjadi dengan menyebarkan undangan pernikahan online dengan format file APK,

Modus penipuan dengan voice note, pertama kali dibagikan oleh pengguna Twitter lewat unggahan di akun @tanyakanrl pada 5 Juni 2023.

Baca Juga: Ayo Menikmati Dim Sum Sambil Minum Teh Di Yogya

Dalam unggahan tersebut, pengguna membagikan tangkapan layar yang berisikan pesan bahwa seseorang ingin melakukan dropship dalam bentuk pembayaran tanpa uang tunai atau cashless dan meminta calon korban menanggapi voice note yang dikirim.

"Selamat pagi kak, saya ingin dropship dengan sistem cashless melalui WhatsApp. Sebelum lanjut, mohon berikan tanggapan informasi dari voice note di bawah," tulis pesan tersebut.

Kemudian tertulis pesan, “Sekarang penipuan apk makin canggih ya. Sudah pakai voice note. Tapi itu sebenarnya bukan vn. Kalau vn  tanda panah nya ke kanan, kalau ini panah kebawah berarti kita disuruh download. Jangan sampai ketipu ya. Hati-hati ya”

Baca Juga: Tak Wajib Masker dan Syarat Vaksin Lagi Untuk Pelaku Perjalanan Dalam dan Luar Negeri!

Dilansir dari Antara, pengamat budaya dan komunikasi digital dari Universitas Indonesia (UI) Firman Kurniawan menanggapi bahwa Android Package Kit (APK) tidak bisa dikirim sebagai pesan atau catatan suara alias voice note.

"Sebenarnya APK, Android Package Kit, tidak bisa pakai voice note," kata Firman.

Namun Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati meski APK sebenarnya tak bisa dikirim sebagai voice note. Pasalnya, modus-modus penipuan digital memang terus berkembang.

Baca Juga: Fase Keberangkatan Jemaah Haji Gelombang Dua Dimulai, SOC-46 Jadi Kloter Pertama Mendarat di Jeddah

"Masyarakat perlu belajar bahwa modus-modus penipuan digital itu berkembang dan masyarakat harus selalu tahu perkembangan terakhirnya seperti apa, sehingga paling tidak bisa menghindarinya," lanjut Firman.

Mengenai penipuan menggunakan voice note, Firman mengatakan hal tersebut bisa saja merupakan bentuk pengembangan dari penipuan dengan modus APK sebelumnya yang telah banyak diwaspadai oleh masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini