Diketahui, saat ini Indonesia telah menerapkan kriteria baru MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) untuk menentukan penanggalan Hijriyah.
Kriteria MABIMS tersebut diterapkan di Indonesia pada 2022, khususnya pada penentuan awal Ramadan dan dua hari raya.
MABIMS merupakan kumpulan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura, yang bertanggung jawab dalam urusan masalah agama keempat negara tersebut.
Dalam kriteria baru tersebut, terdapat parameter yang mengacu tinggi hilal minimal 3 derajat dan jarak sudut bulan-matahari (elongasi) minimal 6,4 derajat.
Jadi berdasarkan kriteria tersebut yang dipedomani oleh Persis dan NU dalam pembuatan kalendernya, 1 Ramadhan 1444 jatuh pada 23 Maret 2023.
Sementara itu BMKG menyebutkan bahwa hilal penentu awal Ramadan 2023 akan muncul saat matahari terbenam pada 22 Maret 2023. Hal itu didasarkan dari waktu konjungsi akan terjadi sebelum matahari terbenam di Indonesia pada tanggal tersebut.
Baca Juga: 7 Makanan Khas Madura ini Wajib Kalian Cicipi, Mulai dari Soto Hingga Sate Laler
Dikutip dari laman bmkg.go.id, berdasarkan perhitungan dari data BMKG, ketinggian hilal di Indonesia sudah berkisar di antara 6,78 derajat hingga 8,73 derajat pada waktu Maghrib tanggal 22 Maret 2023.
Pada waktu yang sama, elongasi di Indonesia juga sudah sampai pada kisaran 7,94 derajat hingga 9,54 derajat.
Baca Juga: 5 Wisata Boyolali, Ada Yang Bernuansa Bali Dan Gunung. Sangat Instragramable!
BMKG mengatakan, berdasar data yang terkumpul, seluruh kriteria pada 22 Maret 2023 waktu Maghrib sudah memenuhi kriteria MABIMS yakni tinggi hilal minimal 3 derajat serta sudut elongasi 6,4 derajat. Hal ini senada dengan hasil perhitungan hisab awal Ramadan 2023 yang juga dilakukan oleh BRIN.
Namun, baik BRIN maupun BMKG menyatakan data tersebut masih perlu dikuatkan dengan hasil rukyat atau observasi hilal di 29 lokasi di Indonesia.
“Namun, bagi pengamal rukyat perlu menunggu hasil rukyat yang nanti di-itsbat-kan (ditetapkan) pada sidang itsbat,” pungkas Thomas.***