nasional

Momen Haru Warga Sumbar Kirim 5 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT: Dulu Kami Dibantu, Kini Giliran Kita

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:43 WIB
Mengintip viralnya momen haru saat warga Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan 5 ton rendang untuk dikirimkan ke korban bencana gempa di NTT. (Instagram.com/@undercover.id)

TITIKTEMU.CO - Solidaritas masyarakat Indonesia kembali terlihat setelah bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026.

Gempa tersebut menyebabkan puluhan orang meninggal dunia serta menimbulkan kerusakan pada berbagai bangunan, infrastruktur, dan fasilitas umum di sejumlah daerah di NTT.

Kondisi tersebut mengundang kepedulian masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia. Beragam bantuan mulai disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan para penyintas yang terdampak bencana.

Salah satu bentuk kepedulian datang dari masyarakat Sumatera Barat (Sumbar). Warga Minangkabau menyiapkan 5 ton rendang yang akan dikirimkan secara bertahap untuk masyarakat terdampak gempa di NTT.

Baca Juga: Jangan Asal Pilih! Ini 15 Jurusan Kuliah dengan Peluang Kerja Besar untuk Masa Depan, Cocok untuk Siswa Kelas 12

"Masyarakat Sumbar kirim 5 ton rendang untuk korban gempa NTT," demikian keterangan unggahan Instagram @undercover.id, Kamis, 20 Agustus 2026.

Bantuan tersebut mendapat perhatian publik karena tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap korban bencana, tetapi juga menunjukkan semangat gotong royong antarmasyarakat di Indonesia.

Terinspirasi Bantuan saat Gempa Padang 2009

Kegiatan memasak rendang untuk korban gempa NTT turut dihadiri Wali Kota Padang sekaligus Ketua DPW Gebu Minang Sumbar, Fadly Amran.

Kegiatan tersebut digelar bersama Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar dan Gebu Minang Sumbar sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

Fadly mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian masyarakat Minangkabau kepada sesama yang tengah mengalami musibah.

"Ini merupakan bentuk kepedulian para niniak mamak kepada anak kemenakan yang sedang menghadapi musibah," ujar Fadly dalam keterangannya, Kamis, 20 Agustus 2026.

Baca Juga: Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta, Jemaah Bayar Rp42,9 Juta

Menurutnya, kepedulian terhadap korban bencana seharusnya diwujudkan melalui aksi nyata. Apalagi, bencana dapat terjadi kapan saja dan menimpa siapa pun.

Halaman:

Tags

Terkini