TITIKTEMU.CO – Sebuah unggahan di media sosial Threads mengenai kebakaran yang terjadi di kawasan Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi perbincangan publik. Dalam utas tersebut, warga mengeluhkan lambannya penanganan kebakaran yang melanda lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Pemilik akun Threads @fzh09 menyebut lokasi yang terbakar merupakan tempat pembuangan sampah yang diduga beroperasi secara ilegal. Ia mengklaim kawasan tersebut sebelumnya merupakan rawa dan tanah milik negara yang kini digunakan sebagai lokasi pembuangan puing dan sampah.
"Setiap hari ada sekitar tiga hingga lima truk yang membuang sampah di lokasi tersebut," tulis pemilik akun dalam unggahannya yang dikutip pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Warga Keluhkan Penanganan Kebakaran
Dalam utas yang sama, pemilik akun mengaku sempat diminta oleh pihak kelurahan agar tidak menyebarluaskan informasi mengenai kebakaran tersebut.
Ia juga mengklaim diminta menghapus unggahan di WhatsApp dan dihubungi oleh seseorang dari pihak kelurahan. Menurutnya, seluruh percakapan tersebut telah didokumentasikan melalui tangkapan layar.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa komandan pemadam kebakaran sempat menyampaikan keluhan mengenai minimnya bantuan logistik di lokasi, sehingga dirinya berinisiatif membeli air minum dan konsumsi untuk para petugas.
Pemilik akun juga mempertanyakan keberadaan aparat setempat saat proses penanganan kebakaran berlangsung.
Warga Patungan Sewa Beko
Keluhan lainnya berkaitan dengan upaya masyarakat yang disebut patungan menyewa alat berat berupa beko untuk membantu proses pemadaman.
Namun, berdasarkan penjelasan yang diterimanya dari pihak kelurahan, alat berat milik pemerintah tidak dapat digunakan karena satu unit masih berada di area berair, sementara unit lainnya tidak memiliki akses menuju lokasi kebakaran.
Menurut warga, kondisi tersebut membuat proses penanganan dinilai kurang maksimal.