Timboel menilai metode pelatihan seperti itu tidak tepat diterapkan karena tidak memberikan nilai tambah terhadap kemampuan kerja peserta.
"Pelatihan berjalan di atas api bagi calon pekerja BPJS Ketenagakerjaan sangat tidak tepat dan harus disesalkan," ujar Timboel dalam keterangannya, Jumat, 31 Juli 2026.
Ia menambahkan, hingga saat ini dirinya tidak melihat adanya urgensi dari kegiatan tersebut untuk menunjang kompetensi para calon pegawai.
Dinilai Berpotensi Membahayakan Peserta
Selain dianggap tidak relevan, Timboel juga menyoroti aspek keselamatan peserta selama mengikuti pelatihan tersebut.
Menurutnya, aktivitas berjalan di atas bara api memiliki risiko yang tidak kecil dan berpotensi membahayakan calon pekerja apabila tidak dilakukan dengan standar keselamatan yang memadai.
Ia berharap penyelenggara dapat mengevaluasi metode pelatihan yang digunakan sehingga lebih berorientasi pada peningkatan kompetensi kerja tanpa mengabaikan aspek keamanan para peserta.
Hingga kabar ini beredar luas di media sosial, belum ada keterangan resmi dari BPJS Ketenagakerjaan terkait video yang viral maupun tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut.***