nasional

Kuntilanak Indonesia Masuk Film Horor Taiwan, Hasilnya Bikin Seri The Rope Curse Naik Level!

Senin, 20 Juli 2026 | 14:05 WIB
The Rope Curse 4: Kuntilanak hadir dengan bintang Indonesia dan kisah horor lintas budaya (Instagram @fredrikliu)

Produser Jeff Tsou juga menegaskan bahwa film keempat ini tetap mempertahankan identitas horor folklor Taiwan yang selama ini disukai penonton. Bedanya, kini kisah tersebut diperkaya dengan elemen mistis dari Asia Tenggara sehingga dunia The Rope Curse terasa semakin luas.

Di balik layar, pengalaman para pemain juga tak kalah menarik. Vera Chen mengaku lebih berhati-hati selama syuting karena menghormati berbagai pantangan yang dipercaya masyarakat setempat. Sementara Wilson Hsu merasa perkembangan karakter Jia-min kali ini jauh lebih kompleks, baik dari sisi kemampuan spiritual maupun kondisi emosionalnya.

Baca Juga: Bank Syariah Nasional Buka Lowongan hingga 23 Juli 2026, Posisi IT Bergaji Menarik Ini Sedang Dicari

Proses produksi pun diawali dengan doa bersama yang melibatkan tradisi Taoisme dan Islam. Para pemain mengaku suasana tersebut begitu sakral sekaligus mengharukan karena memperlihatkan bagaimana orang-orang dari latar budaya berbeda dapat bekerja sama demi menghasilkan sebuah karya.

Tak hanya itu, sejumlah ritual yang direkam selama syuting dibuat berdasarkan praktik budaya asli masyarakat Asia Tenggara. Beberapa adegan bahkan membuat kru bergidik karena menampilkan aksi ekstrem dari konsultan spiritual yang terlibat dalam proses produksi.

Hingga saat ini, jadwal penayangan The Rope Curse 4: Kuntilanak di Indonesia masih dalam tahap pembahasan. Meski begitu, kehadiran kuntilanak sebagai pusat cerita, kolaborasi aktor Indonesia dan Taiwan, serta eksplorasi budaya mistis lintas negara sudah cukup menjadi alasan mengapa film ini layak masuk daftar tontonan para pencinta horor tahun ini.***

Halaman:

Tags

Terkini