Baca Juga: Kelangkaan BBM di Sumut Masih Berlanjut, Antrean SPBU Mengular hingga UMKM Terancam Terdampak
Presiden juga menilai bangsa Indonesia selama ini dikenal sebagai bangsa yang ramah, tetapi harus mampu menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kekuatan di sektor industri dan teknologi.
Ia menambahkan, pemerintah berkomitmen menghadirkan berbagai produk otomotif nasional, baik sepeda motor maupun mobil, yang dikembangkan oleh putra-putri Indonesia.
"Kita akan punya motor buatan anak-anak Indonesia. Kita akan punya mobil buatan anak-anak Indonesia," katanya.
Alasan Prabowo Memilih Mobil Maung Buatan Indonesia
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut menceritakan alasan dirinya memilih kendaraan taktis Maung produksi dalam negeri saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
Meski harga kendaraan tersebut lebih tinggi dibandingkan produk impor, menurutnya keputusan itu merupakan bentuk dukungan terhadap industri pertahanan nasional agar terus berkembang.
Baca Juga: Kronologi Ledakan Gudang Amunisi TNI di Madiun, 7 Personel Terluka dan 1 Meninggal Dunia
Prabowo menilai, jika pemerintah selalu memilih produk asing yang lebih murah, maka industri otomotif nasional tidak akan pernah mampu berkembang dan bersaing.
"Kalau saya pilih yang murah buatan asing, kapan Indonesia punya jip sendiri? Karena itu saya pilih yang buatan anak Indonesia, yaitu Maung, yang sekarang dipakai perwira-perwira kita," jelasnya.
Optimistis Industri Nasional Mampu Bersaing
Presiden meyakini Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara maju apabila seluruh potensi nasional dikelola dengan baik.
Ia menekankan bahwa kepemimpinan yang tepat, penggunaan anggaran secara efektif, serta keberpihakan kepada kepentingan rakyat menjadi faktor utama dalam mendorong kemajuan industri nasional.
Prabowo pun optimistis peluncuran motor listrik nasional akan menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di masa depan.***