Kebakaran di TPA Jatiwaringin dilaporkan mulai terjadi pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Petugas gabungan mengerahkan sedikitnya 10 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai instansi untuk menjinakkan api di titik-titik yang dapat dijangkau melalui jalur darat.
Namun, luasnya area yang terbakar membuat proses pemadaman harus dibantu melalui jalur udara.
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengatakan pihaknya mengoperasikan dua helikopter water bombing guna mempercepat proses pemadaman. BNPB juga membuka kemungkinan melakukan operasi modifikasi cuaca apabila kondisi di lapangan mengharuskannya.
Menurutnya, cuaca panas disertai angin yang cukup kencang menjadi faktor yang menyebabkan api cepat merambat ke berbagai titik.
Operasional Bandara Soekarno-Hatta Tetap Normal
Meski asap kebakaran terlihat membumbung tinggi, BNPB memastikan aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih berjalan normal.
Hal itu karena lokasi kebakaran masih berjarak sekitar 12 kilometer dari ujung barat landasan pacu bandara sehingga belum mengganggu operasional penerbangan.
Hingga kini, petugas gabungan masih terus berupaya memadamkan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area lain, sementara warga diimbau tetap mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker untuk meminimalkan dampak paparan asap.***