Keamanan Proyek Menjadi Perhatian Publik
Kabar meninggalnya Yosha kemudian ramai diperbincangkan di media sosial setelah kerabat korban mengunggah momen proses evakuasi yang mengundang simpati banyak warganet.
Peristiwa tersebut juga memunculkan berbagai komentar mengenai pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika berada di sekitar area proyek pembangunan.
Baca Juga: Profil Mousa Al-Tamari: Umur, Karier, Gaji, Klub, hingga Fakta Menarik Bintang Timnas Yordania
Sebagian warganet mempertanyakan apakah korban bermain tanpa pengawasan orang dewasa, sementara lainnya menyoroti sistem pengamanan proyek yang dinilai masih kurang maksimal.
Tak sedikit pula yang mengkritik keberadaan lubang-lubang galian proyek di Jakarta yang dianggap hanya diberi pembatas seadanya sehingga berpotensi membahayakan masyarakat.
Beberapa pengguna media sosial bahkan meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan evaluasi terhadap standar keamanan seluruh proyek pembangunan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Keluhan tersebut juga disampaikan dengan menandai akun Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Warganet meminta pemerintah memperketat pengawasan terhadap proyek-proyek yang melibatkan galian terbuka demi menjamin keselamatan warga.
Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut, termasuk menelusuri apakah terdapat unsur kelalaian dalam penerapan standar keselamatan di lokasi proyek.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya penerapan prosedur keamanan di setiap proyek konstruksi, terutama yang berada di kawasan permukiman padat dan mudah diakses oleh anak-anak.***