Sebaliknya, ketika anak melihat orang tua membuat daftar belanja, menabung untuk tujuan tertentu, atau berdiskusi tentang pilihan pengeluaran secara sehat, mereka menyerap kebiasaan tersebut secara alami.
Pada akhirnya, tujuan mengajarkan uang kepada anak bukanlah membuat mereka menjadi pencari uang yang hebat. Tujuannya adalah membantu mereka tumbuh menjadi orang yang mampu membuat keputusan bijak, menghargai apa yang dimiliki, dan memahami bahwa kebahagiaan tidak selalu bisa dibeli. Itulah fondasi literasi finansial yang sesungguhnya.***