Di tengah kondisi tersebut, Pertamina International Shipping terus berupaya mencari jalur dan waktu yang paling aman untuk memindahkan armadanya.
Kini perhatian tertuju pada satu pertanyaan besar: kapan Pertamina Pride akhirnya bisa meninggalkan Selat Hormuz?
Hingga saat ini belum ada jadwal pasti yang diumumkan. Namun pemerintah memastikan proses pemulangan terus berjalan dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait tetap dilakukan. Bagi industri energi nasional, keluarnya Pertamina Pride bukan sekadar perpindahan kapal, melainkan simbol bahwa jalur distribusi energi Indonesia mampu bertahan menghadapi gejolak geopolitik global yang tak terduga.***