"Apa yang Membuat Kamu Bangga Hari Ini?"
Tidak semua kebanggaan harus berasal dari nilai sempurna.
Mungkin anak bangga karena berani presentasi di depan kelas, membantu teman, atau menyelesaikan tugas yang sebelumnya terasa sulit. Pertanyaan ini membantu mereka menghargai proses dan usaha.
Baca Juga: Kita Generasi Sandwich — Mengurus Anak Sekaligus Orang Tua, Ini Cara Bertahan
Fokus pada Usaha, Bukan Hanya Hasil
Psikolog pendidikan sering membedakan antara "fixed mindset" dan "growth mindset". Anak dengan growth mindset percaya bahwa kemampuan dapat berkembang melalui latihan dan usaha.
Orang tua dapat membantu membangun pola pikir ini dengan memberikan apresiasi terhadap proses.
Misalnya, daripada mengatakan:
"Hebat, nilaimu 100."
Cobalah mengatakan:
"Ayah atau Ibu lihat kamu belajar dengan tekun untuk ujian ini."
Perbedaan kecil dalam kalimat tersebut menggeser fokus dari hasil menuju usaha yang dilakukan anak.
Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mulai Diterapkan
Dengarkan Lebih Banyak
Saat anak bercerita, tahan keinginan untuk langsung memberi solusi atau mengoreksi.
Terkadang mereka hanya ingin didengar.
Hindari Membandingkan
Kalimat seperti "Nilai temanmu lebih tinggi" mungkin dimaksudkan untuk memotivasi, tetapi sering kali justru membuat anak merasa tidak cukup baik.
Bangun Percakapan Harian
Tidak harus panjang. Lima hingga sepuluh menit percakapan yang berkualitas setiap hari bisa memberikan dampak besar pada hubungan orang tua dan anak.