Stop Tanya "Dapat Nilai Berapa?" — Ini Pertanyaan yang Lebih Penting untuk Anak

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:50 WIB
Ilustrasi pertanyaan yang lebih penting untuk anak dan mendukung tumbuh kembangnya. (Desain AI)
Ilustrasi pertanyaan yang lebih penting untuk anak dan mendukung tumbuh kembangnya. (Desain AI)

"Apa yang Membuat Kamu Bangga Hari Ini?"

Tidak semua kebanggaan harus berasal dari nilai sempurna.

Mungkin anak bangga karena berani presentasi di depan kelas, membantu teman, atau menyelesaikan tugas yang sebelumnya terasa sulit. Pertanyaan ini membantu mereka menghargai proses dan usaha.

Baca Juga: Kita Generasi Sandwich — Mengurus Anak Sekaligus Orang Tua, Ini Cara Bertahan

Fokus pada Usaha, Bukan Hanya Hasil

Psikolog pendidikan sering membedakan antara "fixed mindset" dan "growth mindset". Anak dengan growth mindset percaya bahwa kemampuan dapat berkembang melalui latihan dan usaha.

Orang tua dapat membantu membangun pola pikir ini dengan memberikan apresiasi terhadap proses.

Misalnya, daripada mengatakan:

"Hebat, nilaimu 100."

Cobalah mengatakan:

"Ayah atau Ibu lihat kamu belajar dengan tekun untuk ujian ini."

Perbedaan kecil dalam kalimat tersebut menggeser fokus dari hasil menuju usaha yang dilakukan anak.

Baca Juga: Berapa Biaya Membesarkan 1 Anak di Indonesia Sampai Lulus S1? Angkanya Bisa Bikin Banyak Pasangan Muda Tersentak

Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mulai Diterapkan

Dengarkan Lebih Banyak

Saat anak bercerita, tahan keinginan untuk langsung memberi solusi atau mengoreksi.

Terkadang mereka hanya ingin didengar.

Hindari Membandingkan

Kalimat seperti "Nilai temanmu lebih tinggi" mungkin dimaksudkan untuk memotivasi, tetapi sering kali justru membuat anak merasa tidak cukup baik.

Bangun Percakapan Harian

Tidak harus panjang. Lima hingga sepuluh menit percakapan yang berkualitas setiap hari bisa memberikan dampak besar pada hubungan orang tua dan anak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X