TITIKTEMU.CO-Hook yang tidak biasa terjadi di tengah padatnya lalu lintas Jakarta pada Rabu pagi.
Saat sebagian warga sedang berangkat kerja, ratusan lembar besi wiremesh seberat total 30 ton justru berjatuhan dari atas flyover Tomang dan mengubah salah satu jalur tersibuk di Jakarta Barat menjadi area evakuasi darurat.
Peristiwa ini bermula ketika sebuah truk kontainer yang mengangkut muatan besi wiremesh mengalami kecelakaan di ruas Tol Kebon Jeruk arah Tanjung Priok.
Truk tersebut dilaporkan terguling saat melintas di jalan layang kawasan Tomang sekitar pukul 04.30 WIB.
Dugaan sementara mengarah pada putusnya tali pengikat yang berfungsi menahan muatan.
Ketika ikatan tersebut gagal menahan beban, tumpukan besi bergeser dan jatuh ke sisi kiri kendaraan.
Kondisi itu membuat truk kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling di atas flyover.
Baca Juga: 30.000 Calon Manajer Koperasi Dikirim ke Pelatihan Militer, Ide Brilian atau Salah Alamat?
Dampaknya tidak hanya terjadi di jalur tol. Sebagian material besi ikut terlempar dan jatuh ke Jalan Letjen S. Parman yang berada tepat di bawah jalan layang.
Dalam hitungan menit, akses kendaraan di area tersebut langsung terganggu dan harus diamankan oleh petugas.
Untuk menghindari risiko yang lebih besar, arus lalu lintas di bawah flyover sempat disterilkan.
Petugas memastikan tidak ada kendaraan yang melintas ketika proses penanganan material dilakukan.
Beberapa besi yang masih menggantung di pembatas jalan layang bahkan sengaja dijatuhkan ke bawah agar tidak sewaktu-waktu terlepas dan membahayakan pengguna jalan.