Tanpa BPJS Bantuan, Warga Paling Rentan yang Terdampak
Tidak hanya soal dana transfer, Henry juga mengungkap bahwa tahun ini Kota Sukabumi sama sekali tidak mendapat kuota BPJS subsidi dari Pemprov Jawa Barat.
Baca Juga: Detik-Detik 9 WNI Ditangkap Tentara Israel di Laut, Ini Kondisi Mereka Sekarang
Padahal sebelumnya, bantuan iuran BPJS dari provinsi mencapai 40 persen — angka yang sangat berarti bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang bergantung pada jaminan kesehatan tersebut.
Kritik Henry pun mengarah langsung pada prioritas kebijakan sang gubernur.
Ia menyindir bahwa anggaran seharusnya lebih difokuskan pada program yang benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga, bukan kegiatan seremonial yang hanya menghasilkan kemeriahan sesaat.
"Kita lebih memerlukan bantuan untuk orang sakit daripada ada program arak-arakan naik kuda seperti raja," pungkas Henry, blak-blakan.
Pernyataan itu keras, tapi mencerminkan keresahan nyata: ketika anggaran publik dipangkas drastis, yang pertama merasakan dampaknya bukan pejabat — melainkan warga biasa yang paling membutuhkan.***