nasional

Pertama dalam Sejarah! Prabowo Berpidato Langsung soal Ekonomi Makro di Rapat Paripurna DPR

Rabu, 20 Mei 2026 | 15:10 WIB
Ilustrasi Prabowo pidato langsung soal KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR (Instagram @presidenreoublikindonesia)

Namun "boleh" dan "pernah dilakukan" adalah dua hal yang berbeda—dan hari ini, Prabowo memilih untuk melakukannya.

Apa Itu KEM-PPKF dan Mengapa Ini Penting?

Bagi sebagian masyarakat, istilah KEM-PPKF mungkin terdengar teknis dan jauh dari keseharian.

Tapi sesungguhnya, dokumen ini adalah fondasi dari seluruh kebijakan keuangan negara untuk tahun berikutnya.

Baca Juga: Moving Season 2 Resmi Syuting! Han Hyo-joo & Zo In-sung Kembali, Sutradara Kingdom Ambil Alih

Di sinilah pemerintah menyampaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi, arah kebijakan pendapatan dan belanja negara, serta prioritas fiskal yang akan menjadi tulang punggung APBN 2027.

Dengan kata lain, apa yang disampaikan dalam forum ini hari ini akan sangat menentukan bagaimana uang negara dialokasikan tahun depan—dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga program sosial yang menyentuh langsung kehidupan jutaan rakyat Indonesia.

Tiga Agenda Besar Paripurna Hari Ini

Selain pidato bersejarah Presiden Prabowo, Rapat Paripurna hari ini juga memiliki dua agenda penting lainnya.

Baca Juga: Khutbah Arafah 2026 Bisa Didengar dalam 35 Bahasa, Termasuk Indonesia — Ini Cara Menontonnya

Pertama, laporan dari Badan Legislasi DPR mengenai evaluasi perubahan kedua Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2026, yang langsung dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.

Kedua, pendapat fraksi-fraksi atas Rancangan Undang-Undang usulan inisiatif Komisi III tentang perubahan UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia—yang juga akan diputuskan statusnya sebagai RUU usul DPR RI.

Rapat ini digelar di Gedung Nusantara, kompleks parlemen Jakarta, dengan persiapan yang sudah dilakukan sejak hari sebelumnya oleh jajaran staf dan pegawai DPR RI.

Baca Juga: Bocoran Lengkap: Apa Saja Tes Mental Ideologi Koperasi Merah Putih & Kampung Nelayan Merah Putih Seleksi Kompetensi Tambahan?

Lebih dari Sekadar Pidato

Halaman:

Tags

Terkini