TITIKTEMU.CO-Liburan ke Jakarta harusnya jadi kenangan manis.
Tapi bagi Norain Mohd Yunus dan lima rekannya, perjalanan wisata ke Indonesia hampir berakhir dengan mimpi buruk — bukan karena copet atau tersesat, melainkan gara-gara tuduhan tidak bayar makan di restoran Padang.
Berawal dari Makan Siang yang Biasa Saja
Rabu, 13 Mei 2026. Norain dan rombongan baru tiba di Indonesia dan memilih Rumah Makan Pagi Sore di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, sebagai tempat makan siang pertama mereka.
Baca Juga: 31 Mata-Mata Jaga Kampung Narkoba Samarinda — Begini Cara Polisi Berhasil Menembusnya
Pilihan yang cukup populer di kalangan turis Malaysia, memang.
Mereka memesan sembilan lauk dan menyelesaikan tagihan sebesar Rp907.500 — lalu melanjutkan perjalanan ke Bandung naik Whoosh, kereta cepat yang jadi salah satu daya tarik wisata Indonesia saat ini.
Semuanya terasa normal. Sampai tiga hari kemudian semuanya berubah.
Tuduhan yang Datang Tiba-Tiba
Saat rombongan bersiap check-out dari hotel untuk pulang ke Malaysia, sopir travel mereka tiba-tiba melempar pertanyaan yang bikin dada sesak: "Mana struk makan di Pagi Sore?"
Ternyata, pihak manajemen RM Pagi Sore PIK sudah menyebarkan informasi bahwa rombongan ini kabur tanpa bayar.
Nama mereka sudah beredar. Viral, bahkan — sebelum mereka sempat membela diri.
Baca Juga: Jangan Nekat Overstay di Arab Saudi! Ini Sanksi Keras yang Menanti Jemaah Haji 2026
Norain langsung membagikan pengalamannya di akun Thread pribadinya pada 16 Mei 2026. Tulisannya meledak: lebih dari 3.200 komentar masuk hanya dalam beberapa hari.