TITIKTEMU.CO-Pekan ini pasar modal Indonesia diwarnai sejumlah aksi korporasi yang sayang untuk dilewatkan — mulai dari bagi-bagi dividen bernilai triliunan, rencana penggalangan dana segar, hingga masuknya raksasa kendaraan listrik asal China ke salah satu emiten lokal. Yuk, kita bedah satu per satu.
Batu Bara ITMG: Produksi Nanjak, Harga Ikut Sumringah
Indo Tambangraya Megah membuka tahun 2026 dengan performa yang cukup solid. Penjualan sepanjang semester pertama diproyeksikan mencapai 12,8 juta ton, tumbuh sekitar 9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Produksi kuartal kedua diperkirakan menyentuh 5,4 juta ton — naik 15% dari kuartal sebelumnya — seiring cuaca yang lebih bersahabat.
Baca Juga: Bukan Film Laga, Ini Cara Nyata Sindikat Narkoba Samarinda Jaga Kerajaan Sabunya
Yang menarik, harga acuan batu bara juga sedang dalam tren positif. Indeks Newcastle dan ICI-3 masing-masing sudah melonjak sekitar 14% dan 10% sejak awal kuartal ini per 15 Mei 2026.
Manajemen pun bersiap mengantisipasi potensi kenaikan kuota produksi RKAB di pertengahan tahun dengan menjaga stok batu bara pada level yang memadai.
NTBK Incar Rp500 Miliar Lewat Rights Issue
Nusatama Berkah punya ambisi besar di sektor kendaraan listrik. Untuk mewujudkannya, perseroan tengah menjajaki berbagai opsi pendanaan — salah satunya rights issue hingga 2,5 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp200 per saham, dengan target perolehan dana Rp500 miliar.
Dana tersebut rencananya dialokasikan untuk memperkuat modal anak usaha, ekspansi pabrik perakitan, pengembangan kendaraan listrik, hingga akuisisi di sektor pertambangan. Selain rights issue, opsi private placement dan penerbitan obligasi juga masih terbuka.
Dividen Manis dari RALS dan CITA
Dua emiten ini kompak membagikan rezeki kepada pemegang sahamnya. Ramayana Lestari Sentosa (RALS) mengumumkan dividen sebesar Rp50 per saham dari laba tahun buku 2025 — setara dividend yield sekitar 10,9% dan payout ratio 116%. Cum dividen di pasar reguler jatuh pada 21 Mei 2026, dengan pembayaran pada 12 Juni 2026.
Sementara itu, Cita Mineral Investindo (CITA) membagikan dividen Rp351 per saham atau totalnya sekitar Rp1,4 triliun — dengan yield sekitar 9,2% dan payout ratio 58%. Jadwal cum dividen pada 22 Mei 2026 dan pembayaran di tanggal yang sama dengan RALS.