nasional

Murur dan Tanazul Bukan Hal yang Sama! Ini Penjelasan Lengkap Skema Haji 2026 yang Wajib Dipahami Jemaah

Kamis, 14 Mei 2026 | 18:15 WIB
Pahami beda Murur dan Tanazul pada haji 2026 (Dok. Himpuh )

Sistem ini diharapkan mampu mengurangi antrean besar dan risiko penumpukan manusia di area mabit.

Tanazul Fokus pada Penginapan Jemaah di Mina

Berbeda dari Murur, Tanazul berkaitan dengan pola penginapan jemaah selama berada di Mina.

Dalam program ini, jemaah tidak menginap di tenda Mina setelah melaksanakan lempar jumrah, melainkan kembali ke hotel di Makkah untuk beristirahat.

Skema Tanazul disiapkan sebagai solusi atas kepadatan luar biasa di Mina yang selama ini menjadi salah satu titik paling sesak selama musim haji berlangsung.

Program ini terutama diterapkan kepada jemaah yang tinggal di kawasan hotel dengan akses lebih dekat menuju Jamarat seperti Syisyah, Raudhah, dan Aziziyah.

Dengan begitu, jemaah tetap bisa menjalankan lempar jumrah sesuai jadwal tanpa harus kembali ke tenda Mina untuk mabit.

Baca Juga: Jangan Asal Upload! Kartu Nusuk Jemaah Haji Bisa Jadi Celah Kejahatan Digital

Selain membantu mengurangi kepadatan, Tanazul juga dinilai lebih ramah bagi lansia dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu karena mereka bisa beristirahat lebih nyaman di hotel.

Sama-Sama Demi Keselamatan Jemaah

Walau berbeda konsep, Murur dan Tanazul sama-sama dirancang untuk menciptakan penyelenggaraan haji yang lebih aman, manusiawi, dan efisien di tengah terus meningkatnya jumlah jemaah setiap tahun.

Murur berfokus pada pengurangan kepadatan di Muzdalifah, sedangkan Tanazul bertujuan mengurangi penumpukan di Mina.

Keduanya menjadi bagian dari transformasi layanan haji Indonesia yang kini lebih menyesuaikan kondisi lapangan dan kebutuhan jemaah modern.

Pemerintah juga menegaskan bahwa seluruh skema tersebut tetap memperhatikan ketentuan syariat dan telah melalui pembahasan bersama otoritas terkait di Arab Saudi.

Dengan memahami perbedaan Murur dan Tanazul sejak awal, jemaah diharapkan tidak bingung saat menjalani fase Armuzna serta dapat lebih siap secara fisik maupun mental selama menunaikan ibadah haji 2026.***

Halaman:

Tags

Terkini