nasional

Cuaca Panas Ekstrem di Tanah Suci Bisa Picu Dehidrasi Fatal, Ini 3 Kelompok Jemaah Haji Paling Rentan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:50 WIB
Cuaca panas ekstrem di Tanah Suci tingkatkan risiko dehidrasi (Dok. Himpuh)

TITIKTEMU.CO-Cuaca panas ekstrem di Tanah Suci kembali menjadi perhatian serius menjelang puncak musim haji 2026.

Suhu tinggi yang menyelimuti Makkah dan Madinah bukan hanya membuat tubuh cepat lelah, tetapi juga dapat memicu gangguan kesehatan berbahaya jika tidak diantisipasi dengan baik.

Di tengah padatnya aktivitas ibadah dan mobilitas jemaah yang tinggi, kondisi tubuh bisa mengalami penurunan drastis akibat kekurangan cairan.

Risiko ini terutama mengintai kelompok jemaah tertentu yang memiliki kondisi fisik lebih rentan terhadap perubahan suhu ekstrem.

Baca Juga: Jangan Asal Upload! Kartu Nusuk Jemaah Haji Bisa Jadi Celah Kejahatan Digital

Dokter spesialis gizi klinik dr. Pande Putu Agus Mahendra mengingatkan bahwa ada tiga kelompok jemaah yang perlu mendapat perhatian khusus selama menjalankan ibadah haji, yaitu lansia, penderita penyakit metabolik, dan jemaah dengan riwayat gangguan saluran pencernaan.

Kelompok tersebut dinilai lebih mudah mengalami dehidrasi karena tubuh mereka tidak mampu beradaptasi secepat orang dengan kondisi fisik sehat.

Saat tubuh kehilangan cairan dalam jumlah besar akibat suhu panas dan aktivitas padat, dampaknya bisa sangat serius.

Dehidrasi bukan hanya soal rasa haus atau tubuh lemas.

Dalam kondisi tertentu, kekurangan cairan dapat meningkatkan beban kerja jantung dan mengganggu fungsi ginjal.

Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan medis cepat.

Baca Juga: Jemaah Haji RI Mulai Kalap Belanja di Madinah, Kemenhaj Ingatkan Fokus Ibadah dan Bagasi Jangan Penuh

Karena itu, jemaah diimbau untuk mengenali tanda-tanda awal dehidrasi sedini mungkin.

Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain badan terasa lemah, pusing, sakit kepala, limbung saat berjalan, pandangan kabur, hingga rasa mual.

Halaman:

Tags

Terkini