Karena posisinya yang sangat vital, setiap wacana kebijakan baru yang menyangkut selat ini hampir selalu memicu diskusi luas di tingkat regional maupun global.
Tidak sedikit pihak yang khawatir bahwa kebijakan tertentu bisa memicu ketegangan geopolitik atau mengganggu stabilitas kawasan.
Bagi negara-negara di Asia Tenggara, menjaga Selat Malaka tetap terbuka, aman, dan stabil dianggap jauh lebih penting daripada mengejar potensi keuntungan ekonomi jangka pendek.***