nasional

Penentuan Lebaran 2026 di Arab Saudi: Hilal Dipantau, Idul Fitri Bisa Jatuh 19 atau 20 Maret

Kamis, 19 Maret 2026 | 07:05 WIB
Foto ilustrasi Arab Saudi pantau hilal 18 Maret 2026 (Himpuh)

Jika tidak memungkinkan datang langsung, laporan juga dapat disampaikan melalui lembaga atau pusat setempat yang memiliki akses ke sistem peradilan.

Dengan demikian, seluruh kesaksian tetap dapat dihimpun secara menyeluruh.

Metode kesaksian kolektif ini menjadi ciri khas dalam penentuan awal bulan Hijriah di Arab Saudi.

Setiap laporan akan ditinjau secara cermat sebelum keputusan akhir diumumkan.

Baca Juga: Selat Hormuz Memanas: Iran Buka Jalur Terbatas, Siapa Saja yang Diizinkan Lewat?

Idul Fitri Bisa Jatuh di Dua Tanggal

Dalam kalender Islam, satu bulan bisa berlangsung selama 29 atau 30 hari, tergantung pada hasil pengamatan hilal

Hal inilah yang membuat tanggal Idul Fitri tidak dapat dipastikan jauh-jauh hari.

Jika hilal berhasil terlihat pada malam 18 Maret 2026, maka bulan Ramadhan akan berakhir pada hari ke-29, dan Idul Fitri diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026.

Sebaliknya, jika hilal tidak terlihat, maka Ramadhan akan disempurnakan menjadi 30 hari.

Dalam kondisi ini, Idul Fitri kemungkinan besar akan dirayakan pada Jumat, 20 Maret 2026.

Menunggu Keputusan Resmi

Keputusan resmi mengenai awal bulan Syawal akan diumumkan setelah Mahkamah Agung meninjau seluruh laporan yang masuk dari berbagai wilayah di Arab Saudi.

Biasanya, pengumuman ini dilakukan pada malam hari setelah proses verifikasi selesai.

Momen ini selalu dinantikan oleh umat Islam karena menjadi penanda berakhirnya ibadah puasa Ramadhan.

Halaman:

Tags

Terkini