Latin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya:
“Saya berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala.”
Niat ini menjadi bagian penting dari ibadah puasa karena menunjukkan kesadaran bahwa puasa dilakukan semata-mata karena Allah.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Rif’an: Dari Nasi Rp4.000 hingga Menembus S3 di Belanda
Doa Buka Puasa yang Dianjurkan
Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, umat Muslim dianjurkan membaca doa ketika berbuka puasa sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan.
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Latin:
Allahumma laka shumtu wabika amantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika ya arhamar rahimin.
Artinya:
“Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah diri, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih.”
Doa ini mengingatkan bahwa segala kekuatan untuk menjalankan puasa berasal dari Allah.
Momentum Memperbanyak Doa di Akhir Ramadan