Hindari makanan tinggi gula berlebihan karena lonjakan gula darah justru membuat kantuk datang lebih cepat.
Ketiga, cukupi kebutuhan cairan.
Minumlah air putih secara bertahap sejak berbuka hingga sahur dengan pola teratur agar tubuh tidak dehidrasi.
Kurang cairan sering kali menjadi penyebab utama rasa lelah dan mengantuk.
Keempat, tetap bergerak meski ringan.
Lakukan peregangan setiap satu hingga dua jam, terutama bagi yang bekerja di depan komputer.
Sirkulasi darah yang lancar membantu otak tetap segar dan fokus.
Kelima, manfaatkan waktu pagi untuk tugas berat.
Baca Juga: Jangan Terlewat! Ini 7 Dzikir Setelah Subuh di Bulan Ramadhan yang Penuh Keutamaan
Energi biasanya masih optimal setelah sahur dan salat Subuh.
Selesaikan pekerjaan penting di waktu tersebut agar siang hari bisa diisi dengan aktivitas yang lebih ringan.
Selain itu, menjaga ketenangan batin juga berpengaruh pada kondisi fisik.
Allah SWT berfirman dalam QS. Ar-Ra’d ayat 28 bahwa dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.
Hati yang tenang membantu tubuh lebih stabil dan tidak mudah drop.
Hindari juga konsumsi kafein berlebihan saat sahur.
Efeknya memang membuat melek sesaat, tetapi bisa memicu kelelahan lebih cepat beberapa jam kemudian.
Puasa bukan alasan untuk kehilangan produktivitas.
Sebaliknya, Ramadan adalah momentum melatih manajemen energi, disiplin waktu, dan kontrol diri.