Total korban dalam kecelakaan TransJakarta di Cipulir ini mencapai 24 orang.
Seluruh korban merupakan penumpang dari bus yang dikemudikan AS, karena bus yang dikemudikan Y dilaporkan tidak membawa penumpang saat kejadian.
Para korban langsung dievakuasi ke dua rumah sakit berbeda, yakni RS Sari Asih Ciledug dan RS Bakti Mulya Slipi.
Dari 24 korban luka, dua orang dilaporkan mengalami patah tulang dan menjalani perawatan intensif di RS Sari Asih Ciledug.
Meski begitu, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Baca Juga: Kalender Maret 2026 Resmi: Jadwal WFA, Libur Nyepi, dan Idul Fitri Berurutan
Proses evakuasi kedua bus yang terlibat kecelakaan juga sempat berlangsung beberapa waktu untuk memastikan jalur kembali steril dan operasional TransJakarta dapat berjalan normal.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Dugaan sementara mengarah pada faktor kondisi pengemudi, namun investigasi menyeluruh tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian lain, baik dari sisi teknis kendaraan maupun prosedur operasional.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan transportasi publik adalah prioritas utama.
Jalur khusus sekalipun tidak sepenuhnya bebas risiko.
Evaluasi menyeluruh terhadap standar kesehatan pengemudi dan sistem pengawasan diharapkan dapat mencegah insiden serupa terulang di masa mendatang.***