TITIKTEMU.CO - Pekan pertama puasa sering jadi fase adaptasi tubuh, di mana rasa lapar datang lebih cepat dan energi terasa naik turun karena perubahan pola makan yang mendadak.
Sahur Itu Strategi, Bukan Sekadar Isi Perut
Banyak orang mengira sahur cukup dengan nasi dan lauk seadanya, padahal kualitas sahur sangat menentukan daya tahan tubuh sepanjang hari.
Rasulullah SAW bersabda, “Bersahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan” (HR. Bukhari dan Muslim).
Keberkahan itu bukan hanya pahala, tetapi juga energi dan kesiapan fisik.
Sahur yang tepat bukan soal makan banyak, melainkan makan cerdas.
Tubuh membutuhkan kombinasi karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, dan serat agar energi dilepas perlahan, bukan meledak sebentar lalu hilang sebelum waktu zuhur.
Baca Juga: Rahmat Turun di Awal Ramadhan: 10 Hari Pertama yang Mengubah Cara Pandang Ibadah
Oatmeal + Telur: Kombinasi Simpel Tapi Kuat
Menu pertama yang bisa jadi andalan adalah oatmeal hangat dengan topping kurma dan kacang, dipadukan telur rebus atau telur dadar.
Oatmeal mengandung serat tinggi yang memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.
Telur memberikan protein yang membantu menjaga massa otot dan stabilitas energi. Tambahkan satu gelas susu atau yogurt tanpa gula untuk melengkapi kebutuhan nutrisi.
Menu ini sederhana, cepat dibuat, dan tidak membuat perut terasa berat saat salat Subuh.