TITIKTEMU.CO - Pertanyaan paling sering muncul ketika negara ikut terlibat dalam forum internasional adalah satu: uangnya dari mana?
Nah, isu ini ikut mengemuka setelah Indonesia resmi bergabung dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace)—badan internasional yang dibentuk untuk membantu menyelesaikan konflik Gaza dan mendukung proses rekonstruksi Palestina.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa iuran Indonesia untuk Dewan Perdamaian berpeluang besar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Ia mengatakan hal itu di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 28 Januari 2026.
Namun, Purbaya juga menegaskan bahwa skema pembiayaan tersebut belum diputuskan secara final, karena pembahasannya masih menunggu arahan resmi dari Presiden.
Baca Juga: Es Gabus Dituduh Spons, Babinsa Kena Disiplin: TNI Turun Tangan, Ada Evaluasi dan Permintaan Maaf
Menkeu Purbaya: Kemungkinan Besar dari APBN, Tapi Belum Final
Dalam pernyataannya, Purbaya mengisyaratkan bahwa kontribusi Indonesia nantinya bisa didominasi oleh anggaran negara.
Meski begitu, ia mengaku keputusan tersebut belum dibicarakan secara detail.
Purbaya menyebut bahwa pada waktunya nanti, Presiden kemungkinan akan memberi tugas kepadanya untuk membahas dan merumuskan mekanisme pembiayaan yang tepat.
Artinya, meskipun APBN disebut sebagai opsi utama, pintu diskusi masih terbuka dan belum ada ketetapan resmi yang mengunci keputusan.
Baca Juga: Simulasi Premi Dasar untuk Keluarga 4 Orang: Budget Aman Mulai Rp Berapa?
Indonesia Resmi Gabung Dewan Perdamaian: Ditandatangani di Swiss
Sebelumnya, Presiden Prabowo menandatangani piagam Dewan Perdamaian di sela kunjungan luar negeri ke Swiss.