nasional

Rumah Warga Hanyut Diterjang Banjir Aceh Tamiang, Desa Suka Jadi Kini Dipenuhi Tenda Pengungsi

Minggu, 28 Desember 2025 | 14:38 WIB
Sisa rumah warga Desa Suka Jadi, Aceh Tamiang yang terbawa arus banjir. (Instagram/adjie.apk)

TITIKTEMU.CO - Desa Suka Jadi, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, menjadi salah satu wilayah yang mengalami kerusakan paling parah akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh.

Terjangan air bercampur lumpur dan material kayu menghantam permukiman warga dengan arus sangat deras, hingga menyeret bangunan rumah beserta isinya.

Salah seorang warga mengungkapkan bahwa rumah yang ia tempati lenyap tersapu banjir, menyisakan bagian tangga dan kamar mandi saja.

“Yang tersisa cuma tangga dan kamar mandi, dinding rumah ikut terangkat,” ujarnya dalam video yang dibagikan akun Instagram @adjie.apk pada Minggu, 28 Desember 2025.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024 Belum Ada Tersangka, Bambang Widjojanto Soroti Pola Baru KPK

Kehilangan Tempat Tinggal, Warga Bertahan di Tenda Darurat

Tak hanya bangunan rumah, seluruh barang di dalamnya ikut hanyut tanpa bekas. Perabotan rumah tangga, pakaian, hingga tempat tidur tidak ditemukan kembali.

“Lemari, kasur, semuanya nggak ada. Nggak tahu terbawa ke mana,” tuturnya.

Saat ini, ia bersama anak bungsunya tinggal di tenda pengungsian yang disediakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Satu tenda untuk satu kepala keluarga. Saya tinggal berdua dengan anak kecil di sini,” katanya.

Desa Suka Jadi Masih Tertutup Puing dan Lumpur

Pantauan dari video tersebut menunjukkan hampir tidak ada rumah warga yang masih layak ditempati. Puing-puing kayu berserakan di berbagai sudut desa, sementara lumpur tebal menutupi area permukiman.

Baca Juga: Terisolir Pascabanjir, Warga Gayo Lues Tempuh Sungai Deras dan Jembatan Tali Demi Salurkan Bantuan

Letak Desa Suka Jadi yang berada di Kecamatan Karang Baru kerap luput dari perhatian karena jalur utama lebih sering melewati kawasan Kota Lintang Bawah. Desa ini baru terlihat jelas saat melintasi jalan alternatif yang kini dipenuhi tenda-tenda pengungsi.

Halaman:

Tags

Terkini