nasional

Sebulan Pascabanjir Sumatera, Jalan Terputus dan Ribuan Warga Bener Meriah Masih Terisolir

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:30 WIB
Sejumlah akses jalan masih terputus di Bener Meriah, Aceh. (Instagram/dr.ilhamsyhputra)

TITIKTEMU.CO - Sebulan telah berlalu sejak banjir bandang dan tanah longsor menerjang Sumatera.

Namun bagi sebagian warga, bencana itu belum benar-benar pergi.

Akses yang rusak membuat bantuan logistik belum sepenuhnya menjangkau mereka yang paling membutuhkan.

 Baca Juga: Anggaran Tak Terserap, Purbaya Sebut Rp10 Triliun Dana K/L Dikembalikan ke Negara

Syiah Utama, Wilayah yang Sulit Dijangkau

Salah satu wilayah terdampak paling parah adalah Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Hingga kini, akses jalan utama di kawasan tersebut masih terputus, menyulitkan relawan dan petugas dalam mendistribusikan bantuan.

Seorang dokter sekaligus relawan banjir Aceh, melalui akun Instagram @dr.ilhamsyhputra pada Jumat, 26 Desember 2025, menyampaikan bahwa masih banyak desa di Bener Meriah yang belum bisa dijangkau kendaraan.

Baca Juga: Kemlu RI Laporkan Bonnie Blue ke Otoritas Inggris atas Dugaan Pelecehan Bendera Merah Putih di KBRI London

Jembatan Darurat, Akses Ada tapi Penuh Risiko

Tim relawan hanya mampu menjangkau Kampung Tembolon hingga perbatasan Rusip. Padahal, terdapat sekitar 14 kampung di Syiah Utama yang masih menunggu uluran bantuan.

Warga setempat bersama TNI dan Polri telah berinisiatif membuka akses dengan membangun jembatan darurat.

Sayangnya, jembatan tersebut jauh dari kata aman, terutama untuk kendaraan bermuatan logistik.

Menurut relawan, kendaraan bantuan terpaksa menurunkan sebagian muatan sebelum melintasi jembatan karena kondisi yang rawan.

Halaman:

Tags

Terkini