Kehadiran investor dengan jejaring kuat ini dianggap sebagai sinyal kepercayaan terhadap masa depan industri aset digital di Indonesia.
Manajemen COIN bahkan berencana menggelar RUPSLB untuk menyesuaikan penggunaan dana IPO, seiring perubahan strategi bisnis pasca masuknya investor baru.
BUVA dan Saham Lain yang Ikut Terangkat
Saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) juga menikmati penguatan signifikan setelah berhasil berbalik dari rugi menjadi laba. Restrukturisasi keuangan dan optimalisasi aset meningkatkan persepsi pasar terhadap prospek jangka menengah emiten properti ini.
Sementara itu, saham-saham small cap lain seperti MGLV, PGUN, MORA, PIPA, IRSX, hingga ATAP ikut melesat seiring tren berburu saham berkapitalisasi kecil.
Meski menjanjikan dari sisi potensi cuan, tidak semua kenaikan harga tersebut sudah ditopang fundamental yang kokoh.
Daftar 10 Saham Paling Moncer 2025
UDNG – 8.582,9%
CBRE – 5.400%
COIN – 2.751,85%
BUVA – 2.671,76%
MGLV – 2.655%
PGUN – 2.223,11%
MORA – 2.072,75%
PIPA – 1.972,73%
IRSX – 1.929,41%
ATAP – 1.564%
Fenomena lonjakan saham sepanjang 2025 ini menjadi pengingat bahwa pasar modal kerap bergerak lebih cepat dari laporan keuangan.
Euforia, sentimen, dan ekspektasi bisa mendorong harga melesat dalam waktu singkat, terutama pada saham-saham small cap.
Namun di balik potensi cuan besar, investor tetap perlu menjaga kewaspadaan dengan memahami risiko, membaca arah bisnis emiten, serta tidak semata terpikat angka persentase kenaikan.
Di pasar saham, cerita bisa berubah cepat—dan strategi yang matang tetap menjadi kunci bertahan dalam setiap fase siklus pasar.***