“Dalam kondisi seperti itu masih sempat bikin sekolah darurat, Masya Allah,” tulis salah satu pengguna Instagram.
Komentar lain menyebutkan rasa sedih sekaligus bangga melihat semangat belajar anak-anak pengungsi. “Bencana tidak memadamkan niat mereka untuk belajar,” tulis warganet lainnya.
Kisah siswa SD Negeri 11 Pegasing ini menjadi simbol keteguhan dan harapan, sekaligus panggilan bagi semua pihak untuk memberi perhatian lebih terhadap pemulihan fasilitas pendidikan di daerah terdampak bencana.***